Beberapa waktu lalu dapat kiriman labu kuning. Ukurannya
lumayan besar. Setelah kenyang dibuat kolak, saya mencoba membuat cake. Pumpkin
Chocolate Chip Bread. Resepnya dapat dari javacupcake. It's delicious and very
easy to make it. Resepnya sudah saya terjemahkan ala saya, hihihi. Coba yukk…
Friday, September 19, 2014
Wednesday, September 10, 2014
Thiyya Birthday Cake
Birthday cake dengan tema Frozen memang sedang booming. Ini adalah pesanan kedua dengan tema Frozen, dan insya Allah ada pesanan yang ketiga, Alhamdulillah :-))
Frozen birthday cake kali ini adalah pesanan dari teman baik saya untuk anaknya tercinta. Terima kasih ya Bunda Thiyya...Alhamdulillah jika semua suka dengan cake ini. Semoga Thiyya menjadi anak sholeha, makin pintar, makin rajin, sehat selalu dan menjadi anak kebanggaan orang tua. Aamiin. Peluk dan cium buat Thiyya tersayang....
Frozen birthday cake kali ini adalah pesanan dari teman baik saya untuk anaknya tercinta. Terima kasih ya Bunda Thiyya...Alhamdulillah jika semua suka dengan cake ini. Semoga Thiyya menjadi anak sholeha, makin pintar, makin rajin, sehat selalu dan menjadi anak kebanggaan orang tua. Aamiin. Peluk dan cium buat Thiyya tersayang....
Monday, September 8, 2014
Macaroni Schotel
Beberapa waktu lalu, anak pertama saya (Kayla) berkunjung ke
rumah teman sekelasnya bersama teman-teman sekelas dan ibu gurunya, karena hari
itu tema kegiatan sekolahnya adalah “silahturahmi ke rumah teman”. Ketika
pulang, masing-masing anak dibekali 1 cup kecil macaroni schotel oleh tuan
rumah. Khusus untuk Kayla, ia dibekali 3 cup macaroni schotel. Alhamdulillah… :-D
dan setelah saya makan, macaroninya enakkk… , pantesan Kayla suka. Jadi
pengen bikin sendiri ^_^
Searching sana sini sembari mengira-ngira mana resep yang
kira-kira sesuai selera saya karena di internet resep macaroni schotel itu banyak sekali. Ternyata gak jauh-jauh,
pilihan saya jatuh di macaroni schotelnya mbak Nina. Matur nuwun mbak.
Bikinnya
gampang dan bahan-bahannya kebetulan saya punya di rumah. Saya gak pake sosis seperti resep mbak Nina tapi saya ganti daging asap, dan jamur champignon segar. Dua kali membuat
macaroni schotel, selalu habis dengan cepat. Rasanya lembut dan enakk…
Monday, September 1, 2014
Edita Birthday Cake
Cuti melahirkan telah usai, langsung dapat pesanan kue ulang tahun dari tetangga. Wuihh...sebenarnya belum mau terima pesanan decorating cake tapi berhubung tetangga, baiklah diterima saja. Hitung-hitung sekalian melemaskan tangan untuk mendekor lagi setelah sekian lama.
Terima kasih untuk Bundanya Edita atas pesanannya. Semoga Edita tambah sholeha, tambah cantik, tambah pintar, dan menjadi kebanggaan orang tua. Aamiin.
Terima kasih untuk Bundanya Edita atas pesanannya. Semoga Edita tambah sholeha, tambah cantik, tambah pintar, dan menjadi kebanggaan orang tua. Aamiin.
Wednesday, August 27, 2014
Super Fudgy Brownies
Assalamu’alaikum!
Ketemu lagi
dengan saya, mama Kayla dan Fatih. Hihihi…kaya’ tenar saja.
Meski bulan
Syawal sudah lewat tapi tak ada salahnya saya meyampaikan “Minal aidin wal
faidzin, mohon maaf lahir dan batin”.
Alhamdulillah
saya sudah mulai beraktivitas kembali, meski belum full karena masih mengurusi
baby Fatih yang lahir pertengahan Mei lalu. Apalagi sekarang sudah bisa
tersenyum dan tertawa jika diajak ngobrol. Wonderful moment…
Super fudgy
brownies adalah hasil baking saya yang pertama setelah beberapa bulan absen
baking. Hufft…lama gak baking, kagok jadinya. Makanya saya membuat yang paling
mudah dan enak dan disukai oleh semua orang. Resep ini saya ambil dari mbakNina. Matur nuwun mbak. Rasanya enak dan sangat nyoklat. Alhamdulillah langsung ludes gak lama keluar dari oven, hihi. Dan seperti biasa, saya selalu mengurangi gula dari resep sebelumnya. Buat pecinta coklat,
yukkk dicoba…
Bahan:
250 gr DCC
cincang
120 gr
margarin
130 gr tepung
terigu all purpose
20 gr coklat
bubuk
1 sdt baking
powder
3 butir
telur ukuran besar, kocok lepas (pake garpu aja ngocoknya)
175 gr gula
pasir
Almond
cincang secukupnya
Cara
Membuat:
1.
Siapkan loyang ukuran 20x20x4 poles dengan
margarin, alasi dengan kertas roti, lebihkan di seluruh sisi-sisinya, oles
kembali.
2.
Campur dan ayak terigu, coklat bubuk dan baking
powder, sisihkan.
3.
Lelehkan margarin bersama DCC hingga larut dan
licin, angkat dari api, tunggu hingga agak dingin kemudian masukkan gula pasir, aduk hingga
tercampur rata, masukkan telur kocok, aduk hingga tercampur rata.
4.
Masukkan campuran terigu, aduk hingga rata.
5.
Tuang adonan ke dalam loyang, taburi dengan
almond cincang, panggang selama kurang lebih 50-60 menit hingga matang (apabila
test tusuk sudah bersih dan hanya sedikit butiran yang menempel).
Tuesday, May 6, 2014
Roti Gambang
Saya suka dengan Roti Gambang, apalagi yang biasa dijual
tukang roti keliling. Saya suka karena ada aroma kayu manis dan tentu saja roti
ini mengenyangkan karena roti gambang menurut saya termasuk salah satu jenis
roti berat.
Ohya, saya penasaran ingin membuatnya sendiri, apalagi
bahan-bahannya juga mudah didapat dan mudah membuatnya. Cuma karena pengen
cepet-cepet, bikinnya jadi ketipisan, hehe. Resepnya dari mbak Riana, tengkyu mbak…enakkk.
Suami dan si kecil Kayla suka sekali roti gambang ini, dicoba yukkk…
Roti Gambang
Sumber:
Riana
Bahan:
250 g gula
merah, sisir
175 ml air
375 g tepung
terigu berprotein sedang
125 tepung
roti cokelat
25 g susu
bubuk
1/4 sdt
garam
1 sdt soda
kue
2 sdt baking
powder
2 sdt kayu
manis bubuk
1/4 sdt
vanili bubuk
2 kuning
telur ayam
50 s/d 100 g
margarin, tergantung selera. Makin banyak margarinnya, makin empuk roti
gambangnya.
3 sdm air,
untuk olesan
3 sdm biji
wijen putih
Cara Membuat:
1.
Rebus gula merah bersama air hingga gula larut
dan air mendidih. Angkat, dinginkan. Sisihkan.
2.
Campur tepung terigu, tepung roti, susu bubuk,
garam, soda kue, baking powder, kayu manis, vanili, dan kuning telur, aduk
rata. Masukkan air gula, uleni hingga tercampur rata.
3.
Masukkan margarin, uleni kembali hingga rata.
Bulatkan adonan, tutup dengan plastik. Diamkan selama 30 menit di suhu ruang
hingga adonan agak kering dan mudah dibentuk.
4.
Buka plastik. Timbang adonan @ seberat 75 g,
pipihkan, gulung memanjang, bentuk bulat lonjong. Atur adonan di atas loyang
datar bersemir margarin, beri jarak di antaranya. Olesi permukaan roti dengan
air, taburi wijen.
5.
Panggang dalam oven panas bersuhu 150 derajat
Celcius selama 30 menit hingga matang. Angkat. Sajikan.
Untuk 12-15
buah
Thursday, April 10, 2014
Roti Tawar Pandan
Ini kali
pertama saya membuat roti tawar. Enak, cuma kok agak padat ya. Hihihi jadi
cepat kenyang. Request dari suami yang pengen roti tawar buat bekal sarapan ke
kantor.
Berikut resepnya yang sudah saya sesuaikan...
Roti Tawar
Pandan
Bahan:
400 gram
terigu protein tinggi
100 gram
terigu protein sedang
20 gram susu
bubuk
8 gram ragi
instant
40 gram gula
pasir
1 butir
telur
1 sdt pasta
pandan
230 ml susu
cair dingin, tambahkan/kurangi sesuai kondisi tepung
30 gram margarine
7 gram garam
Cara membuat:
1.
Campur terigu, susu bubuk, ragi instant, dan
gula pasir. Aduk rata.
2.
Masukkan telur, pasta pandan dan susu cair
dingin secara bertahap sambil diuleni hingga adonan kalis (tidak lengket pada
wadah/bowl). Ã Saya
pakai mixer heavy duty speed 2.
3.
Masukkan margarine dan garam, uleni lagi hingga
kalis dan elastis. Jika menguleni secara manual, pindahkan adonan ke alas
kerja/meja yang sudah ditaburi sedikit terigu kemudian diuleni hingga kalis
elastis. Ã
Saya pakai mixer speed 1 selama kurang lebih 30 menit.
4.
Tempatkan dalam wadah, tutup dengan plastic wrap
atau serbet bersih yang agak lembab. Diamkan selama 1 jam tergantung kondisi
ruangan, hingga mengembang volumenya.
5.
Kempeskan adonan. Uleni lagi sebentar agar mulus
kembali. Diamkan 10 menit. Gilas adonan dengan rolling pin membentuk persegi
panjang, sesuaikan dengan ukuran loyang. Gulung sambil dipadatkan. Gilas dan
gulung sekali lagi.
6.
Tempatkan adonan pada loyang loaf ukuran panjang
sekitar 23 cm yang sudah diolesi mentega. Diamkan 1 jam atau tergantung kondisi
ruangan hingga mengembang. Oles permukaannya dengan susu cair.
7.
Panggang dalam oven bersuhu 190’C selama 20-25
menit hingga permukaannya kecoklatan dan matang (sesuaikan dengan oven
masing-masing). Keluarkan dari loyang, panas-panas permukaannya bisa dioles
dengan mentega agar mengkilat. Dinginkan roti, kemudian iris roti menggunakan
pisau bergerigi (bread knife). Simpan dalam wadah kedap udara atau plastik
tebal agar roti tidak cepat kering terkena udara.
---------------------------------------------------------------------
Subscribe to:
Posts (Atom)






