Pages

Showing posts with label Bread. Show all posts
Showing posts with label Bread. Show all posts

Friday, December 19, 2014

5 Thousand Dollar Starter Dough Bread

Maree makan roti yang judulnya panjang bener, hehe. Rasanya enak dan lembut, sedikit unik karena ada wijen hitam di dalam adonan. Serat rotinya juga bagus. Proses membuatnya kira-kira membutuhkan waktu 4 jam. Yang pasti saya sukaa...yummii... Eh...gak cuma saya yang suka, semua orang di rumah suka roti. Cuma karena proses pembuatannya lama (proofingnya yang lama), saya suka malas bikin ;-p  . Padahal kalau udah jadi, cepet banget habisnya. Haha...gak sebanding kayanya.



Ohya, resepnya saya dapat dari blog mbak Hesti dan step by step dari blog Vivian Pang. Tengkyu so much...:-*

5 Thousand Dollar Starter Dough Bread

Starter :
105 gr Tepung Protein Tinggi (Bread Flour)
45 gr Tepung Protein rendah (Cake Flour)
12 gr gula halus (Castor Sugar)
3 gr Ragi Instant (Instant Yeast) =>1/2 sdt dan 1/4 sdt
120 gr Air (Biasa)

Adonan Utama :
105 gr Tepung Protein Tinggi (Bread Flour)
45 gr Tepung Protein rendah (Cake Flour)
48 gr Gula Pasir (blender gula pasir dan wijen hitam)
1/2 sendok teh Garam (Saya Tidak Pakai)
12 gr Susu Bubuk
1 btr telur (berat 57 gr Telur tanpa kulit)

36 gr Mentega / Margarin Tawar

Cara Membuat :
1.       Campur seluruh bahan starter, uleni hingga rata. Tutup dengan cling wrap, diamkan selama 2 jam pada suhu ruangan.
2.       Setelah adonan starter berbentuk seperti sarang lebah, campurkan seluruh bahan adonan utama kecuali mentega atau margarin bersama adonan starter, dan uleni sampai kalis, kemudian tambahkan mentega / margarin, lanjutkan menguleni sampai kalis elastis.
3.       Diamkan adonan dan tutup dengan cling wrap atau kain lembab sampai mengembang hingga 2x. (sekitar 1 jam)
4.       Kempeskan adonan yang sudah mengembang 2x, bagi menjadi 6 (berat sekitar 100 gr) dan bentuk, Setelah dibentuk, masukkan ke dalam loyang yang sudah diolesi mentega, tutup dengan kain dan biarkan mengembang sekali lagi (30 menit - 1 jam)
5.       10 menit sebelum memanggang, nyalakan oven dengan suhu 180C. 
6.       Panggang sampai roti menjadi coklat keemasan.
7.       Angkat. Panas-panas olesi  butter.

Tuesday, May 6, 2014

Roti Gambang

Saya suka dengan Roti Gambang, apalagi yang biasa dijual tukang roti keliling. Saya suka karena ada aroma kayu manis dan tentu saja roti ini mengenyangkan karena roti gambang menurut saya termasuk salah satu jenis roti berat.


Ohya, saya penasaran ingin membuatnya sendiri, apalagi bahan-bahannya juga mudah didapat dan mudah membuatnya. Cuma karena pengen cepet-cepet, bikinnya jadi ketipisan, hehe.  Resepnya dari mbak Riana, tengkyu mbak…enakkk. Suami dan si kecil Kayla suka sekali roti gambang ini, dicoba yukkk…


Roti Gambang
Sumber: Riana

Bahan:
250 g gula merah, sisir
175 ml air
375 g tepung terigu berprotein sedang
125 tepung roti cokelat
25 g susu bubuk
1/4 sdt garam
1 sdt soda kue
2 sdt baking powder
2 sdt kayu manis bubuk
1/4 sdt vanili bubuk
2 kuning telur ayam
50 s/d 100 g margarin, tergantung selera. Makin banyak margarinnya, makin empuk roti gambangnya.
3 sdm air, untuk olesan
3 sdm biji wijen putih

Cara Membuat:
1.       Rebus gula merah bersama air hingga gula larut dan air mendidih. Angkat, dinginkan. Sisihkan.
2.       Campur tepung terigu, tepung roti, susu bubuk, garam, soda kue, baking powder, kayu manis, vanili, dan kuning telur, aduk rata. Masukkan air gula, uleni hingga tercampur rata.
3.       Masukkan margarin, uleni kembali hingga rata. Bulatkan adonan, tutup dengan plastik. Diamkan selama 30 menit di suhu ruang hingga adonan agak kering dan mudah dibentuk.
4.       Buka plastik. Timbang adonan @ seberat 75 g, pipihkan, gulung memanjang, bentuk bulat lonjong. Atur adonan di atas loyang datar bersemir margarin, beri jarak di antaranya. Olesi permukaan roti dengan air, taburi wijen.
5.       Panggang dalam oven panas bersuhu 150 derajat Celcius selama 30 menit hingga matang. Angkat. Sajikan.

Untuk 12-15 buah

Thursday, April 10, 2014

Roti Tawar Pandan

Ini kali pertama saya membuat roti tawar. Enak, cuma kok agak padat ya. Hihihi jadi cepat kenyang. Request dari suami yang pengen roti tawar buat bekal sarapan ke kantor.

Bikinnya gak pake banting-banting adonan (badannya gak kuat, hehe), semua diserahkan ke mixer. Mungkin itu yang mempengaruhi roti ini agak padat. Tapi gak apa yg penting enak dan mengenyangkan. Saya menggunakan resep mbak Ricke Indriani karena melihat foto roti tawarnya yang menggugah selera. Beda banget dengan yang saya buat, haha. Kapan-kapan mau coba lagi. Terima kasih ya mbak atas sharing resepnya. Makin berkah deh.
Berikut resepnya yang sudah saya sesuaikan...
Roti Tawar Pandan

Bahan:
400 gram terigu protein tinggi
100 gram terigu protein sedang
20 gram susu bubuk
8 gram ragi instant
40 gram gula pasir
1 butir telur
1 sdt pasta pandan
230 ml susu cair dingin, tambahkan/kurangi sesuai kondisi tepung
30 gram margarine
7 gram garam

Cara membuat:
1.       Campur terigu, susu bubuk, ragi instant, dan gula pasir. Aduk rata.
2.       Masukkan telur, pasta pandan dan susu cair dingin secara bertahap sambil diuleni hingga adonan kalis (tidak lengket pada wadah/bowl). àSaya pakai mixer heavy duty speed 2.
3.       Masukkan margarine dan garam, uleni lagi hingga kalis dan elastis. Jika menguleni secara manual, pindahkan adonan ke alas kerja/meja yang sudah ditaburi sedikit terigu kemudian diuleni hingga kalis elastis. à Saya pakai mixer speed 1 selama kurang lebih 30 menit.
4.       Tempatkan dalam wadah, tutup dengan plastic wrap atau serbet bersih yang agak lembab. Diamkan selama 1 jam tergantung kondisi ruangan, hingga mengembang volumenya.
5.       Kempeskan adonan. Uleni lagi sebentar agar mulus kembali. Diamkan 10 menit. Gilas adonan dengan rolling pin membentuk persegi panjang, sesuaikan dengan ukuran loyang. Gulung sambil dipadatkan. Gilas dan gulung sekali lagi.
6.       Tempatkan adonan pada loyang loaf ukuran panjang sekitar 23 cm yang sudah diolesi mentega. Diamkan 1 jam atau tergantung kondisi ruangan hingga mengembang. Oles permukaannya dengan susu cair.
7.       Panggang dalam oven bersuhu 190’C selama 20-25 menit hingga permukaannya kecoklatan dan matang (sesuaikan dengan oven masing-masing). Keluarkan dari loyang, panas-panas permukaannya bisa dioles dengan mentega agar mengkilat. Dinginkan roti, kemudian iris roti menggunakan pisau bergerigi (bread knife). Simpan dalam wadah kedap udara atau plastik tebal agar roti tidak cepat kering terkena udara.

---------------------------------------------------------------------

Sunday, November 10, 2013

Roti Maryam

Beberapa waktu lalu teman saya, mbak Lala, mengatakan ingin membuat Roti Maryam. Saya jadi kepengen juga, hehe. Saya biasanya membeli di Rumah Makan Aceh. Dan saya suka dengan rasanya yang enak dan gurih. Gurih dari margarine. Hmm...yummii... langsung terbayang dalam otak saya :-)

Setelah googling ke sana kemari, nemu deh resep yang sepertinya mudah, pas bahan-bahan di rumah komplit. Apalagi dalam blog ini disertai dengan tahapan pembuatannya. Hihihi, ternyata capek juga bikinnya. Tapi gak rugi deh, karena roti yang dihasilkan banyak dan bisa disimpan di freezer untuk persediaan. Rasanya.....enakkkk, terutama pas baru matang. Tengkyu mbak Vivi sudah share resepnya. Jadi gak penasaran lagi.

Begitu matang, saya langsung foto roti maryam tersebut sekedarnya dan dikirim ke mbak Lala. Haha...punten ya mbak, saya duluan bikinnya. Mbak Lalapun langsung terpicu membuatnya keesokan harinya. Sippp!

Buat yang ingin resepnya, langsung ke blognya mbak Vivi aja ya. Disitu ada step by stepnya  ^_^

Tuesday, October 29, 2013

Potato Bread

Gara-gara lihat postingannya mbak Ricke tentang Potato Buns, mumpung ada stock kentang, langsung deh eksekusi bikin. Hihihi. Pas banget, sudah agak lama saya tidak membuat roti. Terus terang saya paling malas nunggu proofing yang cukup memakan waktu, alias lama. Trus ditambah ngulenin yang menguras tenaga, hahaha.

Di rumah, semua suka roti, karena roti itu paling oke buat bekal ke sekolah dan kantor. Insyaa Allah habis cepat :-)  . Kembali ke Potato Bread, saya lebih suka menyebutnya begitu, hasilnya enak dan lembut. Rasa kentangnya cukup terasa, ya saya memang menambahkan kentangnya lagi dari resepnya mbak Ricke.

Ohya, pada saat proofing, adonan mengembang dengan baik. Menul-menul menggoda. Saya sampai tidak sabar pingin segera memakannya, haha. Padahal itu gak sampai elastis lho nguleninnya. Saya gak kuat. Karena buat makan sendiri ya sekuatnya aja. Seperti biasa, begitu matang, saya potret-potret dulu. Tapi satu sudah dicomot sama suami karena sudah tidak sabar ingin mencicipi. "Enak ma", begitu kata suami. Alhamdulillah. Kemudian saya posting hasil potretan saya di BB, ternyata ada yang langsung mau pesan. Alhamdulillah, hihi...saya belum pernah jualan roti, bingung jadinya.

Dicoba yuk.....

Potato Bread
modified by Mama Kayla

Bahan A :
200 gr tepung terigu protein tinggi
100 gr tepung terigu protein rendah
7 gr ragi instan
75 gr gula pasir
10 gr susu bubuk full cream

Bahan B :
2 kuning telur
50 ml susu cair dingin (bisa diganti dengan air es)

Bahan C :
200 gr kentang kukus, haluskan
35 gr margarin / butter
1/4 sdt garam
1 sdt vanilla susu

Bahan Isian:
Coklat masak, cincang kasar
Keju Parut

Bahan Olesan :
1 kuning telur + 1 sdm susu cair

Cara Membuat :
1.       Campur bahan A jadi satu, aduk rata. Masukkan bahan B, diawali dengan kuning telur dan susu cair sedikit demi sedikit. Uleni adonan hingga kalis.
2.       Masukkan bahan C, uleni kembali. Adonan akan menjadi lengket karena penambahan kentang. Uleni hingga kalis dan mulus.
3.       Pindahkan adonan ke meja yang sudah ditaburi terigu, uleni kembali sebentar dengan gerakan seperti mencuci baju. Jika terasa lengket bisa ditambahkan tepung terigu sedikit demi sedikit. Uleni hingga kalis elastis.
4.       Bulatkan adonan, letakkan di wadah yang sudah dioles minyak dant tutup dengan serbet bersih yang lembab. Istirahatkan hingga mengembang 2x lipat, kurang lebih selama 45-60 menit (proofing 1).
5.       Setelah mengembang, kempiskan adonan, uleni kembali sebentar hingga adonan lentur kembali.
6.       Timbang adonan (untuk roti sobek kira-kira @50 gr) dan bentuk bulat. Simpan di loyang yang sudah dioles margarin. Istirahatkan kembali selama 10-15 menit (proofing 2).
7.       Beri isian secukupnya, tata kembali dalam loyang dan istirahatkan kembali selama 30-45 menit (proofing 3).
8.       Panaskan oven 200'C, sesaat sebelum dioven olesi adonan dengan bahan olesan. Panggang selama kurang lebih 20-25 menit hingga permukaannya kecoklatan.
9.       Angkat dan keluarkan dari oven. Panas-panas beri olesan butter/margarin.

Monday, October 21, 2013

Bluder Tape

Tiba-tiba saya kepengen makan peyeum gara-gara kakak ipar bilang mau ke Purwakarta untuk cari peyeum sepulang dari rumah mertua di Bandung. Cukup 2 kg saja saya beli karena takut gak habis. Sementara kakak ipar beli 10 kg karena beliau kebetulan ada pesanan cake. Hehe kami sama-sama bakul kue.

Jumat lalu, saya menemani teman saya ke toko kue untuk mengambil pesanannya. Ketika di sana, saya melihat ada bluder. Saya membelinya untuk oleh-oleh si kecil di rumah. Dan rasanya...duh enak banget. Itulah kenapa saya membuat Bluder Tape hari Minggu lalu mengingat di rumah ada peyeum.

Ngomong-ngomong tentang bluder. Ini adalah perpaduan antara bolu dan roti karena dalam proses pembuatannya menggunakan ragi. Untuk hasilnya, teksturnya lembut dan baunya wangi. Enak deh.

Resepnya dari mbak Hesti, saya modif dikit saja. Bikinnya juga gampang, gak pake ngulenin, hehe. Yuk dicoba, dijamin ketagihan ^_^


Bahan biang:
1 sdt ragi instant
1/4 sdt gula pasir
50 ml air hangat

Bahan:
225 gram margarine
180 gula pasir halus
5 butir telur
200 gram peyeum/tape singkong, haluskan (plus 2 sdm susu kental manis)
250 gram tepung terigu protein sedang
2 sdt baking powder
50 gram santan kental instant

Taburan:
Kismis
Keju Parut

Cara membuat:
1.       Aduk rata bahan biang, diamkan 15 menit.
2.       Kocok margarin dan gula pasir sampai lembut.
3.       Masukkan tape, kocok rata (speed 1).
4.       Tambahkan telur satu persatu, bergantian dengan sebagian tepung terigu sambil diayak dan dikocok rata.
5.       Masukan biang, kocok rata.
6.       Tambahkan sisa terigu dan baking powder bergantian dengan santan, kocok rata.
7.       Tuang ke dalam 2 loyang 20x10cm dengan tinggi 7cm yg dioles margarine dan dilapisi kertas roti. Bisa juga dituang dalam paper cup. Diamkan 45 menit sampai mengembang.
8.       Taburi kismis dan keju parut.
9.       Panggang kurang lebih 50 menit dengan suhu 180 derajat Celsius, atau hingga matang. 
-------------------------------------------------------------

Thursday, January 24, 2013

Homemade Pizza & Caterpillar Bread

Udah lama gak bikin pizza. Kebetulan dari kemarin Kayla minta dibikinin roti. Pagi tadi sepupunya datang, adonanpun saya bagi dua, satu bagian saya bikin pizza mengingat sepupunya sangat suka pizza, satu bagian lagi saya bikin roti. Ohya, adonannya ada campuran tepung pisang yang kebetulan tinggal sedikit, kira-kira 50 gram (sisa dari bikin brownies). Daripada dibuang, dicampurin aja pada adonan rotinya.

Ketika jam makan siang tiba, pizzapun matang. Wah...satu loyang habis cuma dimakan Kayla dan sepupunya, Alhamdulillah... :-).  


And...this is Kayla's favorite one ^_^, Caterpillar Bread. Look pretty, right? Hahaha...becanda dink ;-p . Bentuknya masih gak rapih. Wis...sing penting dipangan yo. Rotinya agak padat..., hmm mungkin karena ada campuran tepung pisang, atau...gak tahulah. Tapi tetap enakk...gitu Kayla, Papanya, dan saudara-saudara. Hehe...


Resep adonan rotinya...silahkan buka disini. 

 -------------------------------------------------------

Thursday, December 20, 2012

Roti isi Daging

Yeahh...roti isi daging pesanan suami akhirnya jadi juga. Lumayan buat sarapan selama 2 hari (plus buat beberapa teman kantor), hehe. Ini adalah kue ke-empat yang saya buat dari ragi alami jambu biji. Roti ke-tiga adalah roti pisang, tapi gak sempat difoto, keburu habis karena waktu itu lagi banyak sodara ke rumah ^_^.


Resep adonan roti bisa lihat disini. Sedangkan resep isiannya bisa lihat disini.

Selamat mencoba!

Wednesday, December 5, 2012

Roti Simit

This is my 2nd bread. Still using red guava for natural yeast. Its worked so good..and the bread looks pretty (takjub sendiri). Please enjoy the bread...(hehe...)




Bahan-bahan:
250 gr tepung terigu protein tinggi
120 gr ragi biang
25 gr gula
5 gr garam
20 ml susu
110 ml air
1 sdm minyak zaitun

Cara membuat:
1.       Uleni adonan hingga kalis dan elastic.
2.       Bentuk bulatan dan letakkan dalam baskom. Tutup baskom dengan plastic, biarkan selama 2-3 jam pada suhu ruangan hingga mengembang dua kali lipat.
3.       Jika telah mengembang, tinju adonan untuk menghilangkan udara dalam adonan. Potong dan timbang adonan masing-masing 50 gr, bentuk bulatan.  Diamkan pada suhu ruangan selama 15 menit, tutupi dengan plastic.
4.       Ambil 2 adonan memanjang, silangkan bentuk kepang.
5.       Bentuk lingkaran dengan menyatukan kedua ujung adonan.
6.       Celupkan di air dan taburi wijen.
7.       Olesi Loyang dengan margarine. Letakkan bulatan adonan ke dalam Loyang. Biarkan selama 1-2 jam.
8.       Panggang hingga matang atau berwarna kecoklatan.

---------------------------------------------------------

My 1st Natural Yeast Bread

This is my 1st natural yeast bread from red guava natural yeast ^_^

Bulatannya sangat cantik. Rasanya enak, lembut dan kenyal.

Berikut resepnya...


Bahan-bahan:
250 gr tepung terigu protein tinggi
125 gr ragi biang
30 gr gula
5 gr garam
½ btr telur
35 margarin
50 ml susu
60 ml air

Cara membuat:
1.       Masukkan tepung terigu, gula, garam, dan ragi biang dalam baskom, aduk rata, buat lubang di bagian tengah. Kocok telur, air, dan susu dalam baskom yang berbeda hingga rata. Tuang campuran hingga rata. Pindahkan ke permukaan datar dan taburi tepung.
2.       Tambahkan margarine, uleni hingga kalis. Bentuk bulatan dan letakkan dalam baskom. Tutup baskom dengan plastic, biarkan selama 2-3 jam pada suhu ruangan hingga mengembang dua kali lipat.
3.       Jika telah mengembang, tinju adonan untuk menghilangkan udara dalam adonan. Potong dan timbang adonan masing-masing 50 gr, bentuk bulatan.
4.       Olesi Loyang dengan margarine. Letakkan bulatan adonan ke dalam Loyang. Biarkan selama 1-2 jam.
5.       Olesi adonan dengan kuning telur dan susu jika adonan telah mengembang dan siap masuk oven (Oven terlebih dahulu dipanaskan).
6.       Panggang hingga matang atau berwarna kecoklatan.

Selamat mencoba! ^_^
-------------------------------------------------------------