Pages

Wednesday, August 27, 2014

Super Fudgy Brownies

Assalamu’alaikum!
Ketemu lagi dengan saya, mama Kayla dan Fatih. Hihihi…kaya’ tenar saja.
Meski bulan Syawal sudah lewat tapi tak ada salahnya saya meyampaikan “Minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin”.

Alhamdulillah saya sudah mulai beraktivitas kembali, meski belum full karena masih mengurusi baby Fatih yang lahir pertengahan Mei lalu. Apalagi sekarang sudah bisa tersenyum dan tertawa jika diajak ngobrol. Wonderful moment…

Super fudgy brownies adalah hasil baking saya yang pertama setelah beberapa bulan absen baking. Hufft…lama gak baking, kagok jadinya. Makanya saya membuat yang paling mudah dan enak dan disukai oleh semua orang. Resep ini saya ambil dari mbakNina. Matur nuwun mbak. Rasanya enak dan sangat nyoklat. Alhamdulillah langsung ludes gak lama keluar dari oven, hihi. Dan seperti biasa, saya selalu mengurangi gula dari resep sebelumnya. Buat pecinta coklat, yukkk dicoba…


Bahan:
250 gr DCC cincang
120 gr margarin
130 gr tepung terigu all purpose
20 gr coklat bubuk
1 sdt baking powder
3 butir telur ukuran besar, kocok lepas (pake garpu aja ngocoknya)
175 gr gula pasir
Almond cincang secukupnya

Cara Membuat:
1.       Siapkan loyang ukuran 20x20x4 poles dengan margarin, alasi dengan kertas roti, lebihkan di seluruh sisi-sisinya, oles kembali.
2.       Campur dan ayak terigu, coklat bubuk dan baking powder, sisihkan.
3.       Lelehkan margarin bersama DCC hingga larut dan licin, angkat dari api, tunggu hingga agak dingin  kemudian masukkan gula pasir, aduk hingga tercampur rata, masukkan telur kocok, aduk hingga tercampur rata.
4.       Masukkan campuran terigu, aduk hingga rata.
5.       Tuang adonan ke dalam loyang, taburi dengan almond cincang, panggang selama kurang lebih 50-60 menit hingga matang (apabila test tusuk sudah bersih dan hanya sedikit butiran yang menempel).

Tuesday, May 6, 2014

Roti Gambang

Saya suka dengan Roti Gambang, apalagi yang biasa dijual tukang roti keliling. Saya suka karena ada aroma kayu manis dan tentu saja roti ini mengenyangkan karena roti gambang menurut saya termasuk salah satu jenis roti berat.


Ohya, saya penasaran ingin membuatnya sendiri, apalagi bahan-bahannya juga mudah didapat dan mudah membuatnya. Cuma karena pengen cepet-cepet, bikinnya jadi ketipisan, hehe.  Resepnya dari mbak Riana, tengkyu mbak…enakkk. Suami dan si kecil Kayla suka sekali roti gambang ini, dicoba yukkk…


Roti Gambang
Sumber: Riana

Bahan:
250 g gula merah, sisir
175 ml air
375 g tepung terigu berprotein sedang
125 tepung roti cokelat
25 g susu bubuk
1/4 sdt garam
1 sdt soda kue
2 sdt baking powder
2 sdt kayu manis bubuk
1/4 sdt vanili bubuk
2 kuning telur ayam
50 s/d 100 g margarin, tergantung selera. Makin banyak margarinnya, makin empuk roti gambangnya.
3 sdm air, untuk olesan
3 sdm biji wijen putih

Cara Membuat:
1.       Rebus gula merah bersama air hingga gula larut dan air mendidih. Angkat, dinginkan. Sisihkan.
2.       Campur tepung terigu, tepung roti, susu bubuk, garam, soda kue, baking powder, kayu manis, vanili, dan kuning telur, aduk rata. Masukkan air gula, uleni hingga tercampur rata.
3.       Masukkan margarin, uleni kembali hingga rata. Bulatkan adonan, tutup dengan plastik. Diamkan selama 30 menit di suhu ruang hingga adonan agak kering dan mudah dibentuk.
4.       Buka plastik. Timbang adonan @ seberat 75 g, pipihkan, gulung memanjang, bentuk bulat lonjong. Atur adonan di atas loyang datar bersemir margarin, beri jarak di antaranya. Olesi permukaan roti dengan air, taburi wijen.
5.       Panggang dalam oven panas bersuhu 150 derajat Celcius selama 30 menit hingga matang. Angkat. Sajikan.

Untuk 12-15 buah

Thursday, April 10, 2014

Roti Tawar Pandan

Ini kali pertama saya membuat roti tawar. Enak, cuma kok agak padat ya. Hihihi jadi cepat kenyang. Request dari suami yang pengen roti tawar buat bekal sarapan ke kantor.

Bikinnya gak pake banting-banting adonan (badannya gak kuat, hehe), semua diserahkan ke mixer. Mungkin itu yang mempengaruhi roti ini agak padat. Tapi gak apa yg penting enak dan mengenyangkan. Saya menggunakan resep mbak Ricke Indriani karena melihat foto roti tawarnya yang menggugah selera. Beda banget dengan yang saya buat, haha. Kapan-kapan mau coba lagi. Terima kasih ya mbak atas sharing resepnya. Makin berkah deh.
Berikut resepnya yang sudah saya sesuaikan...
Roti Tawar Pandan

Bahan:
400 gram terigu protein tinggi
100 gram terigu protein sedang
20 gram susu bubuk
8 gram ragi instant
40 gram gula pasir
1 butir telur
1 sdt pasta pandan
230 ml susu cair dingin, tambahkan/kurangi sesuai kondisi tepung
30 gram margarine
7 gram garam

Cara membuat:
1.       Campur terigu, susu bubuk, ragi instant, dan gula pasir. Aduk rata.
2.       Masukkan telur, pasta pandan dan susu cair dingin secara bertahap sambil diuleni hingga adonan kalis (tidak lengket pada wadah/bowl). àSaya pakai mixer heavy duty speed 2.
3.       Masukkan margarine dan garam, uleni lagi hingga kalis dan elastis. Jika menguleni secara manual, pindahkan adonan ke alas kerja/meja yang sudah ditaburi sedikit terigu kemudian diuleni hingga kalis elastis. à Saya pakai mixer speed 1 selama kurang lebih 30 menit.
4.       Tempatkan dalam wadah, tutup dengan plastic wrap atau serbet bersih yang agak lembab. Diamkan selama 1 jam tergantung kondisi ruangan, hingga mengembang volumenya.
5.       Kempeskan adonan. Uleni lagi sebentar agar mulus kembali. Diamkan 10 menit. Gilas adonan dengan rolling pin membentuk persegi panjang, sesuaikan dengan ukuran loyang. Gulung sambil dipadatkan. Gilas dan gulung sekali lagi.
6.       Tempatkan adonan pada loyang loaf ukuran panjang sekitar 23 cm yang sudah diolesi mentega. Diamkan 1 jam atau tergantung kondisi ruangan hingga mengembang. Oles permukaannya dengan susu cair.
7.       Panggang dalam oven bersuhu 190’C selama 20-25 menit hingga permukaannya kecoklatan dan matang (sesuaikan dengan oven masing-masing). Keluarkan dari loyang, panas-panas permukaannya bisa dioles dengan mentega agar mengkilat. Dinginkan roti, kemudian iris roti menggunakan pisau bergerigi (bread knife). Simpan dalam wadah kedap udara atau plastik tebal agar roti tidak cepat kering terkena udara.

---------------------------------------------------------------------

Friday, March 14, 2014

Pisang Karamel / Pisang Aroma

Sudah lama tidak membuat pisang karamel/pisang aroma ala jualan kaki lima. Tapi sejak kemarin memang sudah niat membuatnya untuk hari ini, termasuk membeli kulit lumpia dan pisang uli. Karena homemade, maka isiannya tidak cuma pisang+karamel (gula pasir yang mengalami proses karamelisasi), tapi juga pisang+coklat meses dan pisang+keju.
Pisang karamel ini memang dibuat khusus untuk bekal si kecil Kayla. Sisanya dimakan emaknya, hahaha...

Bikin yuk, gampang kok...

Bahan:
Kulit Lumpia
Pisang Uli / Pisang Kepok

Isian:
Coklat, keju, atau gula pasir.

Cara Membuat:
1. Potong Pisang menjadi 4 bagian.
2. Letakkan pisang diujung kulit lumpia dan beri isian coklat, keju, atau gula pasir.
3. Gulung pisang dalam kulit lumpia. Untuk merekatkan kulit lumpia supaya tidak mudah lepas bisa dengan tepung yang diberi air sedikit sehingga agak kental.
4. Goreng pisang sampai berwarna keemasan.
5. Angkat dan sajikan.

Wednesday, March 12, 2014

Brownies Panggang

Sudah lama saya tidak membekali si kecil Kayla kue. Ya salah satu penyebabnya adalah ia sedang bosan makan kue. Tetapi semalam tiba-tiba saja ia ingin dibekali kue. Saya putuskan saja membuatkannya brownies panggang karena mudah membuatnya dan persediaan coklat batang masih banyak. Itung-itung sekalian menghabiskan persediaan coklat batang mengingat saya cuti sementara menerima pesanan kue.

Ada beberapa request dari saudara dan teman mengenai resep brownies yang biasa saya buat. Dan setelah saya membolak-balik isi blog ini, saya ternyata belum pernah mempostingnya. Memang tidak semua kue yang saya buat saya memotret. Kadang malas, kadang juga memang lupa. Maklumlah…, memotretnya juga pakai handphone biasa, jadi hasilnya kurang bagus apalagi jika motret pada malam hari. Itu yang membuat saya malas, hehe. Moga-moga suatu hari nanti kesampaian punya kamera SLR (Aamiin) ^_^


Kembali ke brownies. Resep yang biasa saya buat adalah resepnya mas Budi Sutomo. Thanks ya mas atas resepnya. Menurut saya pas dengan selera saya, hanya saja gulanya saya kurangi mengingat ada penggunaan dark cooking coklat yang menurut saya tentu saja sudah manis meski agak pekat.
Berikut resepnya…..

Bahan:
120 gram tepung terigu
200 gram margarine (saya: 100 gram butter + 100 gram margarine)
200 gram dark cooking chocolate (DCC), potong-potong
3 butir telur, kocok hingga mengembang
150 gram gula pasir halus/gula bubuk (saya: 80 gram gula bubuk)
60 gram potongan kacang almond/kenari (saya: 40 gram kacang almond untuk topping saja)
¼ sdt garam halus
¼ sdt BPDA (tambahan dari saya)

Cara Membuat:
1.       Campur tepung terigu, gula halus dan BPDA, aduk rata. sisihkan.
2.       Panaskan margarin hingga meleleh. Masukkan potongan cokelat, dan garam, aduk hingga cokelat meleleh. Angkat, dinginkan hingga hangat.
3.       Di tempat terpisah, kocok telur menggunakan mixer hingga mengembang. Masukkan campuran tepung terigu dan gula halus ke dalam kocokan telur sedikit demi sedikit sambil diayak. Kocok dengan mixer kecepatan 1/kecepatan paling rendah hingga rata.
4.       Tuang margarin, cokelat dan gula yang telah dilelehkan ke dalam adonan telur. aduk rata menggunakan spatula. Tuang adonan ke dalam loyang kotak 20x20x4 yang sudah dialas dengan kertas roti dan diolesi margarin, ratakan. Taburi atasnya dengan irisan kacang almond.
5.       Panggang di dalam oven bertemperatur 170 derajat celcius selama 45 menit atau hingga kue matang (lakukan tes tusuk). Angkat dan dinginkan/diamkan sejenak hingga dingin.
6.       Potong-potong dan sajikan.

Note:
BPDA = Baking Powder Double Acting
¼ sdt BPDA = ½ sdt Baking Powder (menurut saya)


Happy baking! :-)

Brownies Pisang

Ceritanya sedang mau menghabiskan pisang di rumah yang sepertinya tidak habis-habis. Sementara pisangnya sendiri sudah keburu mateng banget. Mau bikin muffin pisang, bosen. Cake pisang, bosen juga. Ubrek-ubrek internet, akhirnya nemu resep Brownies Pisang dari blognya mbak Hesti HH. Okelah kalau begitu kita buat...
Hasilnya, memang agak padat, karena saya menggunakan pisang sekitar 5 buah (lebih dari 300 gram seperti yang tertera pada resepnya mbak Hesti). Alhamdulillah suami suka, katanya enak. Karena bikinnya banyak, saya bawa juga ke kantor dan Alhamdulillah laris manis :-)
Terima kasih mbak Hesti atas sharing resepnya...

Tuesday, March 4, 2014

Cuti Menerima Pesanan Kue

Halo pengunjung blog Etalase Kaza!
Hehe...maaf saya sudah jarang sekali posting di blog saya tercinta ini mengingat sedang berbadan dua. bawaannya malas mencoba resep-resep baru :-p . Karena saya pekerja kantoran juga, Sabtu-Minggu saya manfaatkan benar untuk istirahat karena saya mudah capek plus kurang tidur pada malam hari. Tapi insyaa Allah kalau pas badannya fit, saya akan mencoba resep-resep baru dan diposting di blog ini.


Oh ya, untuk sementara waktu saya juga cuti menerima pemesanan kue ya, terutama kue dekorasi.  Semoga memaklumi dan terima kasih telah berkunjung ke blog Etalase Kaza :-)

----------------------------------------------------------------------