Thursday, August 23, 2012

Rainbow Cake for Lebaran 1433H

Mengingat permintaan Rainbow Cake cukup tinggi dari para sesepuh dan ponakan-ponakan, maka Lebaran 1433 H ini saya membuat Rainbow Cake ^_^ . Kali ini saya menggunakan resep Rainbow Cake ala Indonesian. Saya menyebutnya begitu karena Rainbow Cake yang biasa dibuat oleh teman-teman bakul kue menggunakan resep sponge cake, yang notabene menggunakan banyak telur, baik putih maupun kuning telur.  Kira-kira sekilo telur  :-) . Sementara kalau ala orang Bule (hihi maaf ya menyebutnya begitu), banyak menggunakan versi aslinya, yaitu hanya menggunakan putih telurnya saja, itupun tak banyak. Tapi dalam pengerjaannya versi ini lebih mudah dan insya Allah gak pake bantet (lihat resep Super Epic Rainbow Cake).

Karena saya orang Indonesia, maka lidah saya lebih cocok dengan versi sponge cake. Resepnya saya dapat dari blognya mbak Rina Rinso tapi sudah saya modif menyesuaikan dengan bahan-bahan yang ada di rumah. Rasanya enak, makanya begitu disajikan di hari pertama lebaran, langsung habis diserbu. Alhamdulillah...
Kalau kata suami rasanya sekilas mirip bolu gulung miranti yang enak dan terkenal itu. Hehe..mungkin karena ada keju parut pada tiap lapisan cake-nya ^_^


Buat yang tertarik, silahkan dicoba resepnya. Tapi kalo males bikin sendiri, boleh lho pesen disini ^_^


Bahan :
20 kuning telur
10 putih telur
300 gr gula pasir
1 sdm emulsifier
200 gr tepung terigu
2 sdm maizena
2 sdm susu bubuk
1 sdt vanila
300 gr mentega, dicairkan
2 sdm susu kental manis
pewarna me-ji-ku-hi-bi-u (saya pakai merk diva cross)

Cara membuat :
1.           Siapkan 6 buah loyang kotak ukuran 20x20, beri alas kertas roti dan olesi mentega. Panaskan oven.
2.           Kocok telur, gula dan emulsifier sampai kental dan putih.
3.           Masukkan bahan kering secara bertahap sambil diaduk balik, kemudian masukkan mentega cair sambil diaduk balik.
4.           Bagi adonan menjadi 6 bagian yang sama, kemudian beri warna dan tuang ke dalam loyang.
5.           Ovan dengan suhu 180 derajat selama 15 menit hingga matang. Untuk memastikan bisa di lakukan tes tusuk.

Filling & Topping:
200 gr whippy cream bubuk
400 gr air dingin
--> Kocok whippy cream dan air dingin hingga mengembang.

150 gr keju parut
Trimit/Springkle secukupnya

Penyelesaian:
1.       Susun cake mulai warna ungu paling bawah, kemudian biru, hijau, kuning, orange, dan terakhir merah.
2.       Tiap lapisan cake oles tipis dengan whip cream kocok dan taburi dengan keju parut. Pada bagian paling atas cake, olesi whip cream kocok  agak tebal, kemudian taburi trimit/springkle.
3.       Sajikan.

Note: Saya melakukan 3 kali pengocokan, karena ovennya imut-imut, hehe...


--------------

Monday, August 13, 2012

Cake Ubi Ungu

Cake Ubi Ungu ini disajikan dalam Lomba Kreasi Makanan berbasis ubi (group) di kantor dalam menyambut Hari Kemerdekaan 17 Agustus 1945. Selain menggunakan ubi ungu, cake ini menggunakan tepung mocaf (gluten free) dalam adonannya. Menurut saya, rasanya enak dan lembut sekali. Meski tak memenangkan perlombaan, tapi Alhamdulillah cake-nya habis tak tersisa. Makasih ya teman-teman :-)


Ohya, resep ini sebenarnya hasil blog walking di blognya mbak Mira Assjarif, tetapi sudah saya modifikasi sesuai dengan bahan-bahan yang tersedia di rumah dan tepung terigu saya ganti tepung mocaf. Berikut resepnya. Selamat mencoba ya....

Bahan :
4 butir telur
60 gr gula pasir
1/2 sdt vanilli ekstrak
1/4 sdt emulsifier
60 gr tepung mocaf
1/2 sdt baking powder
150 gr ubi ungu, kukus, haluskan
2 sdm susu UHT cair
30 gr minyak goreng
50 gr susu kental manis
50 gr keju parut

Toping :
1 buah ubi ungu kukus, iris-iris membulat
30 gr keju parut

Cara Membuat Cake :
1.       Panaskan oven suhu 180'C. Olesi loyang bundar diameter 18 cm dengan margarin, alasi dasarnya dengan kertas roti, lalu taburi sedikit tepung terigu.
2.       Tata ubi ungu di sekeliling Loyang.
3.       Kocok telur dan gula hingga mengembang. Masukkan emulsifier, kocok kembali sampai kental dan putih.
4.       Masukkan ubi ungu halus dan susu cair, kocok dengan kecepatan paling rendah.
5.       Tambahkan tepung  yang sudah diayak bersama baking powder, aduk rata.
6.       Masukkan minyak goreng, aduk rata.
7.       Terakhir masukkan susu kental manis, aduk rata.
8.       Tuang ke dalam loyang, ratakan.
9.       Panggang selama 25-30 menit sampai mengembang dan matang.
10.   Angkat, biarkan dingin baru keluarkan dari loyang dengan cara dibalik langsung diatas piring.
11.   Sajikan.

Thursday, August 9, 2012

Heimama Egg Tarts

Aduhhh...tiba-tiba ngiler melihat pie ini di blognya mbak Hesti. Saya itu suka sekali dengan pie, terutama jika kulitnya garing dan renyah. Beberapa hari setelah melihat resepnya, saya langsung mencoba membuatnya. Menghilangkan penasaran sekaligus buat bekal Kayla ke sekolah PAUD.



Foto di atas ini adalah hasilnya. Not bad ya..., tapi masih jauh dari cantik seperti buatan mbak Hesti. Entah kenapa, saya tidak bisa menggiling adonannya. Adonannya lengket-lengket di gilingan. Setelah saya pikir beberapa kali, ternyata saya lupa memasukkan telur dalam adonannya plus lupa memasukkan tepung custard. Aduhhh...gini nih kalau buatnya buru-buru. Akhirnya saya tempel-tempel saja di loyangnya, hahaha...gak bener banget. Ya sudahlah gak apa, yang penting bisa dimakan dan enak lho. Filingnya lembut banget. Saya membawakan beberapa buat bekal Kayla ke sekolah saja habis tidak tersisa dimakannya.

Berikut resepnya...


Bahan  pie :
300 gr tepung terigu
2 sdm tepung custard
2 sdm susu bubuk
1 sdm gula halus
1 telur
200 gr salted butter, dingin

 Bahan filling custard :
120 gr  gula pasir
350 gr air
5 butir telur, kocok lepas
100 gr susu evaporated
 beberapa tetes vanila extract (optional, aku pake vanili bubuk)

 Cara membuat :
1.       Potong mentega dingin kecil kecil. Campur tepung terigu, tepung custard dan susu bubuk dan gula. Aduk rata. Masukkan mentega dan telur lalu gosok gosok dengan telapak tangan sampai menjadi adonan yang lembut (aku pake cara biasa) tapi jangan diuleni. Bungkus dalam cling wrap dan simpan dalam lemari es selama 15 menit.
2.       Siapkan bahan filling : panaskan air dan gula asal gula larut. Dinginkan. Kocok lepas telur, susu evaporated, vanila. Tambahkan ke dalam larutan gula. Saring 3x.
3.       Siapkan bahan kulit. Giling tipis lalu potong potong menggunakan cutter bulat. Tuangi bahan filling 90 % penuh.
4.       Panggang selama 20 menit dengan api 180C. Atau tergantung besar kecil cetakan pienya. Semakin besar kecil semakin cepat matangnya.


Sunday, August 5, 2012

Sate Ayam


Sapa sih yang tidak kenal sate ayam… Hmm…baru mencium asapnya pas satenya dibakar aja udah bikin lapar. Apalagi saya pulang kantor sering melewati Sate RSPP (begitu orang menyebutnya). Asapnya menari-nari seolah-olah menarik orang untuk mampir mencicipinya. Ahh…sangat menggoda…
Saya pernah makan beberapa kali Sate RSPP. Rasanya memang enak. Tak salah jika ramai dikunjungi pembeli.

Daripada beli terus menerus bisa membangkrutkan isi kantong, saya mencoba membuatnya sendiri. Ini pertama kalinya saya membuat sate ayam. Pada saat dibakar, aromanya menyeruak ke seluruh ruangan. Perut tiba-tiba meronta-ronta ingin segera mencicipi sate ayam tersebut. Benar-benar enak jika makan di kala lapar. Alhamdulillah…

Sate Ayam ala Mama Kayla


Bahan:
4 potong dada ayam fillet, potong kotak
Jeruk nipis
garam
kecap manis
margarine

Bahan sambal kacang:

kacang tanah, digoreng
bawang merah, digoreng
bawang putih, digoreng
garam
kecap manis
jeruk limau

Bahan sambal kecap:
Kecap manis
Bawang merah, iris-iris
Cabe rawit, iris-iris

Cara Membuat:
1.       Lumuri ayam dengan jeruk nipis dan garam, diamkan selama 15-30 menit. Cuci bersih. Pasang di tusuk sate. Olesi dengan margarine dan kecap manis. Panggang hingga matang.
2.       Bumbu Kacang: ulek hingga halus kacang tanah, bawang merah, bawang putih, dan garam.
3.       Campurkan 4 sdm kecap manis dengan 1 sdm minyak goreng, olesi sate, bakar hingga matang. Olesi juga sesekali sembari memanggang.
4.       Sambal kecap: campur kecap, bawang merah, dan cabe rawit.
5.       Sajikan sate ayam dengan bumbu kacang, sambal kecap, jeruk limau dan nasi putih atau lontong.